Begini Cara Kerja Vaksin Dalam Tubuh

Begini Cara Kerja Vaksin Dalam Tubuh

Pemerintah, melalui Satgas Penanganan COVID-19 tingkat nasional telah memutuskan untuk memprioritaskan kelompok masyarakat yang ada di garda depan penanganan COVID-19. Dijelaskan, gerakan vaksinasi COVID-19 sendiri tidak langsung menyasar semua kelompok. Sebab, vaksin tersebut baru bisa peruntukkan bagi masyarakat berusia 18 tahun hingga fifty nine tahun ke atas. “Tapi supaya bapak ibu tahu, yang disuntik itu kurang lebih one hundred seventy juta sampai a hundred and eighty juta , coba butuh berapa bulan, juga ini memerlukan kerja keras kita semua,” kata Jokowi. Artinya, partikel virus atau materi genetik digabungkan dengan materi lain untuk memasukkan potongan-potongan kecil virus yang tidak berbahaya ke dalam tubuh Anda. Berbeda dengan vaksin Pfizer dan Moderna yang menggunakan teknologi mRNA untuk menciptakan kekebalan, vaksin AstraZeneca dan Sinovac menggunakan metode yang lebih tradisional.

Indonesiabaik.id- Sejak merebaknya virus corona penyebab pandemi COVID-19, tak sedikit pihak yang tertuju pada vaksin. Vaksin sangat penting untuk memerangi penyakit bagi individu maupun komunitas. Sinovac menggunakan metode inactivated untuk mematikan virus sehingga vaksin tersebut tidak mengandung virus hidup atau yang dilemahkan.

Cara kerja vaksin covid

Dijelaskan Dr. Marselina, barier merupakan sistem pertahanan pertama yang harus dijaga ketat agar tidak merusak sistem pertahanan selanjutnya dan akhirnya dapat menginfeksi tubuh. Pertahanan level satu ini dapat berupa kulit, enzim di dalam tubuh, dan juga saluran pernapasan yang menjadi salah satu tempat awal masuknya pathogen virus. Bandung – Belakangan ini, pembuatan vaksin untuk COVID-19 sedang banyak dilakukan oleh para peneliti atau ilmuan di seluruh dunia. Menurut informasi yang beredar, pengembang vaksin di Rusia ini menyuntikkan calon vaksin ke diri mereka sendiri untuk menghemat waktu, namun belum diketahui juga kebenarannya. Sementara itu, Alexander Gintsburg, Direktur Gamaleya Research Institute mengatakan partikel virus corona yang ada di vaksin ini tidak membahayakan tubuh. “Yang pertama diberikan virus utuh apa adanya namun virusnya dilemahkan. Dengan demikian, tubuh akan diajarkan langsung untuk mengenali dan membentuk antibodi yang mengeradikasi virus tersebut,” tuturnya.

Pada dasarnya vaksin adalah sesuatu yang diberikan untuk merangsang tubuh membentuk antibodi terhadap virus yang dituju. Ya, seseorang yang pernah tertular COVID-19 tetap perlu mendapatkan vaksin untuk mendapatkan perlindungan maksimal. Penyitas COVID-19 bisa jadi memiliki kekebalan alamiah terhadap virus ini, akan tetapi belum diketahui seberapa lama kekebalan itu bertahan atau seefektif apa perlindungannya. Vaksin AstraZeneca telah terbukti efektif bagi masyarakat berumur 18 tahun ke atas, termasuk kalangan lanjut usia berusia 60 tahun ke atas. Namun saat ini banyak negara, termasuk Indonesia, membuat daftar prioritas vaksin karena jumlah vaksin yang terbatas.

EUL merupakan proses yang cepat sekaligus ketat untuk menghadirkan produk yang memiliki dampak bagi semua orang yang membutuhkan pada waktu yang terbatas dengan berdasar pada evaluasi risiko Agen PAY4D versus keuntungan. Vaksin bukanlah obat, tapi produk biologi yang berisi antigen berupa mikroorganisme. Zat yang dihasilkannya selanjutnya diolah secara ilmiah sehingga aman dipakai.

Oleh sebab itu, Reisa meminta para remaja agar tidak ragu terhadap vaksin dan segera melakukan vaksinasi, baik di sentra vaksinasi maupun di sekolah yang menyelenggarakan vaksinasi di sekolah. Oleh karena itu kita tetap perlu melakukan 3M sebelum dan setelah mendapatkan vaksin. Karena pencegahan paling baik adalah mencegah tidak terpapar dengan cara melakukan 3M dengan baik, yaitu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.

SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19, seperti yang sudah diterakan oleh para peneliti, terdiri dari materials genetik yang dibungkus membran yang memiliki duri-duri dari protein. Virus berikatan dengan reseptor dan kemudian masuk ke dalam sel di saluran pernafasan kita menggunakan duri-duri tersebut. Pada fase ini, vaksin akan diujicobakan kepada sekelompok orang dengan jumlah di bawah one hundred orang untuk menguji respons imunitas yang dihasilkan.

Comments are closed.